Dompu – Guna menanggulangi beban pembiayaan pembangunan daerah, akibat dampak kebijakan pemangkasan dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Pemerintah Kabupaten Dompu tengah berusaha mencari terobosan dalam memenuhi pembiayaan pembangunan daerah tersebut.
Salah satu langkah strategis yang tengah dicoba adalah melalui sumber pembiayaan alternatif yakni dengan penerapan pembiayaan kreatif melalui skema pinjaman daerah ke PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI, sebagai solusi menghadapi keterbatasan fiskal daerah.
Langkah tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, usai melakukan silaturahim dan pembahasan awal dengan jajaran direksi PT SMI di Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE menjelaskan, PT. Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang bergerak di bidang pembiayaan pembangunan infrastruktur.
Menurut Bupati Bambang Firdaus kemampuan keuangan daerah Kabupaten Dompu masih sangat terbatas, dan pada Tahun Anggaran 2026, Pemkab Dompu akan mengalami pemangkasan dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp.199 miliar menjadi pertimbangan pemerintah daerah mencari alternatif pembiayaan pembangunan.
Dikatakan Bupati Bambang Firdaus kondisi keuangan daerah yang terbatas tentu akan mempersempit ruang fiskal pemerintah daerah untuk membiayai berbagai kebutuhan pembangunan dan skema alternatif pembiayaan lainnya diperlukan.
Sementara itu, tuntutan pembangunan di berbagai sektor terus meningkat, mulai dari infrastruktur dasar, layanan publik, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Terkait dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Dompu mencoba melakukan terobosan pembiayaan yang bersifat inovatif, kreatif, dan dapat dipertanggungjawabkan”, tegasnya.
Sementara itu Kepala BPKAD, Muhammad Syahroni, SP., MM yang juga ikut hadir mendampingi Bupati Dompu bertemu dengan di PT. SMI mengatakan bahwa langkah ini, untuk mencari solusi pembiayaan alternatif bagi pembangunan daerah dan pertemuan dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Jakarta, adalah tahap awal untuk membahas kemungkinan kerja sama pembiayaan melalui skema pembiayaan kreatif daerah.
Dalam pertemuan yang berlangsung, PT. SMI diwakili langsung oleh Direktur Keuangan Publik dan Pengembangan Projek, Faris Pranawa yang memaparkan tahapan dan prosedur pinjaman daerah, sedangkan dari pihak Pemkab Dompu hadir langsung Bupati Bambang Firdaus beserta pejabat teknis terkait yang memaparkan sejumlah program prioritas daerah yang berpotensi untuk dibiayai melalui pola pembiayaan kreatif.
Dijelaskan Sahroni, Bupati Dompu dalam pertemuan itu menjelaskan bahwa langkah pembiayaan kreatif yang diikhtiarkan bukan untuk menambah beban daerah, melainkan strategi fiskal untuk mempercepat tahapan pembangunan.
“Bupati Bambang Firdaus di kesempatan ini mengatakan jika pinjaman daerah bisa terlaksana melalui PT SMI, tentu tidak akan di arahkan pada kegiatan yang bersifat konsumtif namun diarahkan untuk membiayai proyek-proyek produktif yang memberikan nilai tambah ekonomi dan sosial bagi masyarakat Dompu”, ujarnya.
Pertemuan antara Bupati Dompu Bambang Firdaus dengan PT. SMI bersama jajarannya berjalan akrab penuh kekeluargaan. (Adv**)







