Dompu – Sebuah video yang mengeklaim telah terjadi aksi perampokan di wilayah Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, NTB, yang viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat adalah tidak benar alias hoaks.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Muhamad Yusuf dan menyebar luas tanpa keterangan yang valid.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Kilo IPTU I Nyoman Suardika melalui Kasi Humas Polres Dompu menegaskan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar alias hoaks. Pihaknya memastikan tidak ada laporan resmi dari masyarakat maupun pihak yang disebut korban terkait dugaan perampokan sebagaimana yang ditayangkan dalam video tersebut.
“Kami tidak menerima laporan apa pun terkait peristiwa perampokan seperti yang beredar dalam video. Setelah ditelusuri, video tersebut hanyalah hasil editan yang tidak mencerminkan fakta di lapangan,” ungkap Kasi Humas Polres Dompu dalam keterangan resminya, Kamis (10/4/2025).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa hingga saat ini situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kilo dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali. Pihak kepolisian terus meningkatkan patroli dan pemantauan sebagai bentuk komitmen menjaga rasa aman di tengah masyarakat.
Pihak Polres Dompu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, apalagi yang beredar melalui media sosial tanpa sumber jelas. Penyebaran hoaks tidak hanya menyesatkan publik, tetapi juga dapat berdampak pada stabilitas keamanan wilayah.
“Kami minta masyarakat bijak dalam bermedia sosial. Bila ada informasi mencurigakan, silakan konfirmasi langsung ke pihak kepolisian. Kami juga mengingatkan bahwa menyebarkan berita bohong adalah pelanggaran hukum yang bisa diproses sesuai undang-undang,” tegasnya.
Saat ini, Polres Dompu tengah menelusuri asal video dan pihak yang pertama kali menyebarkannya. Bila ditemukan unsur kesengajaan menyebar hoaks, maka pelaku dapat dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku.(Rpd/K’wis)






